Selasa, 20 Januari 2026

Pemkab Batang Hari Gelar Gebyar Anak dan Orang Tua


Pemerintah Kabupaten Batang Hari, meluncurkan kegiatan Gebyar Anak dan Orang Tua. Kegiatan tersebut dilakukan serentak di delapan kecamatan di daerah setempat yang mulai pada tanggal 19 sampai 24 Januari 2025.

Peluncuran program tersebut berlangsung bersamaan di Kecamatan Bajubang, Muara Bulian, Maro Sebo Ilir, Batin XXIV, Mersam, Maro Sebo Ulu, Muara Tembesi, dan Pemayung, Selasa (20/1/2026).

Bupati Kabupaten Batang Hari Muhammad Fadhil Arief mengatakan, bahwa kegiatan gebyar anak dan orang tua tersebut pertama kali di gelar di daerah setempat.

Seluruh kegiatan dipusatkan di posyandu kecamatan masing-masing sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Dari kegiatan itu agar anak-anak, ibu hamil, dan balita di Batang Hari benar-benar siap menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan kuat,”katanya.

Gebyar Anak dan Orang Tua merupakan upaya menyatukan seluruh peran dalam membangun kualitas generasi masa depan, khususnya dalam pencegahan stunting.

Selain itu Bupati Batang Hari mengatakan selama ini penanganan stunting masih berjalan secara terpisah. Pemerintah, perusahaan, hingga orang tua dinilai bergerak sendiri-sendiri tanpa sinergi yang kuat.

“Selama ini dilakukan secara parsial. Pemerintah jalan sendiri, perusahaan jalan sendiri, orang tua juga jalan sendiri. Kali ini kita gabungkan semua kekuatan agar stunting benar-benar hilang di Kabupaten Batang Hari,” ujarnya.

Sementara itu, ia menargetkan dalam tiga tahun ke depan Kabupaten Batang Hari terbebas dari kasus stunting. Menurutnya, komitmen tersebut harus diikuti dengan kerja nyata dan konsistensi di lapangan.

Meski Gebyar Anak dan Orang Tua baru pertama kali dilaksanakan, ke depan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin di seluruh posyandu se-Kabupaten Batang Hari.

Kepala desa dan camat diminta aktif berkoordinasi serta membina kader posyandu agar pelayanan kepada masyarakat terus berjalan optimal.

Terkait data stunting, ia membenarkan adanya laporan dari Dinas Kesehatan bahwa angka stunting di Batang Hari mengalami peningkatan.

Untuk itu, ia mengimbau seluruh orang tua, tenaga kesehatan, dan stakeholder terkait untuk bersama-sama mendedikasikan diri dalam upaya membangun generasi Batang Hari ke depan.