Selasa, 28 April 2026

Reses di Batang Hari, Kehadiran DPR RI H. A. Bakri Disambut Baik Waka II DPRD M. Firdaus

BATANG HARI - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. A. Bakri, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Batang Hari. Kehadrian Anggota DPR RI Dapil Jambi dalam rangka pelaksanaan Reses masa persidangan ke-4 Tahun 2025-2026 ini, disambut langsung oleh Wakil Ketua II DPRD setempat, M. Firdaus Fattah.

 

Agenda reses ini, berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Batang Hari, Senin (27/04/2026). Agenda ini juga dihadiri langsung Ketua DPR Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, serta dihadiri Sekretaris Daerah maupun para Pejabat di Lingkup Pemkab Batang Hari.

 

Tak hanya itu, dalam reses ini H. A Bakri juga tampak didampingi unsur – unsur penting dari kalangan pemerintah pusat. Seperti pihak Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Dan Kawasan Permukiman (BP3KP), maupun Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Kementerian Pekerjaan Umum.

 

Dalam agenda tersebut, Anggota DPR RI H. A. Bakri memberikan peluang bagi jajaran Pemerintah Daerah, serta para Kepala Desa maupun Lurah yang hadir, untuk menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat.

 

Pada kesempatan ini, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batang Hari,  M. Firdaus Fattah mengaku sangat menyambut baik kehadiran Anggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi tersebut.

 

Ada beberapa point yang telah kita sampaikan, agar nantinya dapat diperjuangkan ke Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

 

Iapun berharap, kehadiran Wakil Rakyat ini dapat membawa dampak positif, dan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat Bumi Serentak Bak  Regam di tingkat Pemerintah Pusat.

 

“Terutama terkait pembangunan Infrastruktur jalan, penerangan jaan umum, pendidikan, maupun sektor pembangunan infrastruktur lainnya,”kata M. Firdaus.

 

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi PAN H. A. Bakri mengatakan, sebagi Wakil Rakyat, ia mengaku akan terus berupaya dengan maksimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya di Kabupaten Batang Hari tersebut.

 

“Kita akan terus berjuang, terutama terkait pembangunan infrastruktur yang tidak mampu ditopang melalui dana APBD Kabupaten maupun Provinsi. Sehingga harus kita perjuangkan agar nantinya dapat direalisasikan melalui dana APBN,” jelasnya.