Sedekah Bubur di Pasar Terusan, Bupati Mhd. Fadhil Arief dan Petani Do’a Bersama
BATANG HARI – Masyarakat Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Selasa (04/8/2026). Kembali menggelar tradisi Sedekah Bubur usai menyelesaikan musim tanam padi. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini, menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus upaya melestarikan budaya masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut
dihadiri Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief bersama jajaran Pemerintah
Kabupaten Batang Hari. Kedatangan bupati disambut hangat oleh pemerintah desa,
tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para petani.
Rangkaian acara
diawali dengan do’a bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Selanjutnya,
para petani menyajikan berbagai hidangan makanan di tengah hamparan sawah untuk
dinikmati secara bersama sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan
mempererat silaturahmi antar warga.
Dalam kesempatan
itu, Bupati Muhammad Fadhil Arief turut berbaur bersama masyarakat dan
menyampaikan apresiasinya atas tetap lestarinya tradisi Sedekah Bubur di Desa
Pasar Terusan.
“Tradisi Sedekah
Bubur ini bukan hanya menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat
dan hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan,
semangat gotong royong, serta silaturahmi di tengah masyarakat,” ujar Muhammad
Fadhil Arief.
Menurutnya,
nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut perlu terus dijaga karena
menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Batang Hari sekaligus
memperkuat kekompakan para petani.
Melalui kegiatan
tersebut, Bupati juga berharap Desa Pasar Terusan dapat terus mempertahankan
perannya sebagai salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Batang Hari. Ia
meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Batang
Hari untuk terus memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari masa tanam
hingga panen.
“Kami berharap
para petani terus meningkatkan produktivitas pertanian. Pemerintah Daerah
melalui dinas terkait juga akan terus mendampingi petani. Sehingga hasil panen
semakin baik dan ketahanan pangan di Kabupaten Batang Hari dapat terus terjaga,”
katanya.
Pemerintah
Kabupaten Batang Hari menilai pelestarian tradisi lokal yang dibarengi dengan
penguatan sektor pertanian menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga
ketahanan pangan sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya yang telah
diwariskan dari generasi ke generasi.(Ris)