Bedah Rumah Jadi Wujud Kesempatan Kedua, Bupati Mhd. Mhd. Fadhil Arief Arief Dorong Warga Binaan Dibekali Keterampilan
BATANG HARI — Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief Arief menghadiri program bedah rumah hasil kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lapas Kelas IIB Muara Bulian. Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan pemberian kesempatan kedua bagi warga binaan.
Dalam kesempatan itu, Mhd. Fadhil Arief
menekankan pentingnya memberikan ruang bagi warga binaan untuk berubah dan
kembali menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Setiap manusia memiliki kesempatan untuk
berubah menjadi lebih baik,” kata Mhd. Fadhil Arief, Rabu (05/8/2026).
Menurutnya, masa hukuman yang dijalani warga
binaan harus menjadi bagian dari proses pembinaan. Karena itu, pembinaan tidak
cukup hanya dengan menjalani masa pidana, tetapi juga perlu diikuti pendidikan
karakter dan pembekalan keterampilan.
“Kemerdekaan harus dinikmati oleh seluruh
warga negara Indonesia, termasuk warga binaan. Tugas kita mendukung mereka agar
ketika kembali ke masyarakat dapat menjadi manusia yang bermanfaat,” ujarnya.
Mhd. Fadhil Arief mengapresiasi keterlibatan
warga binaan dalam program bedah rumah. Menurutnya, kegiatan tersebut
memberikan manfaat ganda, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus
melatih kepedulian sosial dan keterampilan kerja warga binaan.
Ia pun mendorong agar warga binaan
mendapatkan pelatihan keterampilan yang disertai sertifikasi, salah satunya di
bidang pertukangan. Dengan bekal tersebut, warga binaan diharapkan memiliki
kemampuan yang dapat digunakan untuk mencari penghasilan setelah bebas dan
memenuhi kebutuhan keluarga.
Selain keterampilan kerja, Mhd. Fadhil Arief menilai
pembiasaan terhadap berbagai kegiatan positif juga penting dalam membentuk
karakter warga binaan. Kegiatan seperti bercocok tanam, beternak, berolahraga
hingga pembinaan keagamaan dinilai dapat menjadi bagian dari proses membangun
kebiasaan baik dan mencegah mereka mengulangi kesalahan di masa mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Mhd. Fadhil Arief
mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk memperkuat semangat
gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas.
Menurutnya, kepedulian sosial dari berbagai
pihak dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat kurang mampu sekaligus
mendukung program-program pembinaan sosial.
Program bedah rumah ini menjadi salah satu
bentuk kolaborasi pemerintah daerah, Baznas, Lapas Kelas IIB Muara Bulian, dan
berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan warga binaan dalam
kegiatan tersebut menunjukkan bahwa proses pembinaan dapat diarahkan tidak
hanya untuk menjalani hukuman, tetapi juga membangun kepedulian, keterampilan,
dan kesiapan agar mereka dapat kembali diterima serta berkontribusi positif di
tengah masyarakat.