Headline

Jumat, 07 Agustus 2026

Jelang HUT RI ke-81, Bupati Batang Hari Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

BATANG HARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari mengajak seluruh masyarakat turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.

 

Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief mengimbau masyarakat memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman maupun depan rumah selama momentum peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus 2026.

 

Menurut Bupati, mengibarkan bendera bukan sekadar bentuk perayaan, tetapi juga menjadi simbol nasionalisme sekaligus penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

“Pemasangan bendera bukan sekadar bentuk perayaan, tetapi juga menjadi simbol nasionalisme serta penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” kata Mhd. Fadhil Arief.

 

Ia menilai, semangat nasionalisme yang tumbuh di tengah masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, kekompakan, dan semangat gotong royong.

 

Mhd. Fadhil Arief juga mengajak masyarakat tidak hanya memasang bendera, tetapi turut mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan yang digelar di wilayah masing-masing.

 

“Semangat kemerdekaan ini mari kita isi dengan kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.

 

Imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada masyarakat. Akan tetapi juga instruksikan oleh Bupati Batang Hari kepada seluruh pejabat maupun para pegawai di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kelurahan hingga jajaran Pemerintah Desa di Kabupaten Batang Hari.

 

“Seluruh instansi dan pemerintahan di tingkat desa maupun kelurahan diminta turut memeriahkan suasana kemerdekaan ini, dengan memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul. Abdi Negara harus menjadi contoh di tengah masyarakat,” katanya.

 

Pemkab Batang Hari berharap semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirasakan di seluruh penjuru daerah. Lebih dari sekadar memeriahkan perayaan, momentum tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat persatuan, semangat gotong royong, dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).